WALCOME TO MY BLOG

Dua Tahap Proses Persetujuan Adse

Banyak orang mengatakan pengajuan menjadi publisher Adsense merupakan hal yang sulit, yang seringkali berakhir dengan penolakan.

Pada artikel ini saya coba menjelaskan tentang proses persetujuan Adsense terhadap suatu aplikasi dari publisher, berikut beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang masalah ini.
Proses penerimaan sebagai publisher oleh Google Adsense terdiri dari dua tahap, jika digambarkan:

Mendaftar ke Adsense > Akun diverifikasi dan lolos tahap pertama > Menerapkan iklan > Akun direview kembali > Diterima sepenuhnya.

Setelah aplikasi Anda diterima, maka akan diperiksa oleh tim Adsense. Mereka akan melakukan pemeriksaan awal terhadap informasi yang Anda berikan dan juga website yang diajukan. Jika semuanya dianggap baik, maka tim akan memberitahukan melalui email, bahwa pengajuannya diterima. Inilah tahap pertama. Dan ini bukanlah persetujuan akhir.

Bagi setiap publisher yang lolos tahap pertama ini, mereka sudah bisa mengakses dasbor Adsense, dan tersedia kode iklan untuk dipasang di website, seperti yang diminta oleh mereka.Memasang kode iklan Adsense setelah lolos tahap pertama ini adalah wajib. Bertujuan memastikan bahwa Anda adalah pemilik sah dari website yang diajukan, untuk selanjutnya dapat direview kembali oleh tim Adsense.

Setelah kode iklan diterapkan di blog Anda, maka tim Adsense akan mereview kembali blog Anda secara seksama dan melihat apakah blog Anda telah memenuhi kriteria dan mengikuti semua ketentuan mereka. Jika ya, Anda akan menerima email pemberitahuan kembali yang menyatakan Anda telah disetujui secara penuh sebagai publisher Adsense.
Selama Anda masih berada pada tahap pertama dan belum lolos review kedua, Anda dapat masuk ke dasbor Adsense, tapi ada pemberitahuan disana yang menyatakan bahwa akun Anda masih dalam tahap peninjauan.

Yang sering ditanyakan tentang pengajuan Adsense:
Setelah lolos tahap pertama, apa yang harus saya lakukan?

Lakukanlah kegiatan blogging Anda seperti biasa. Tetap update artikel, tetap promosikan blog dan sebagainya. Google sangat menyukai blog yang sering diperbarui, jadi Anda tidak perlu menunggu disetujui sepenuhnya untuk menulis artikel baru.
Sebelum mendaftar Adsense, saya telah memasang iklan lainnya. Haruskah saya buang sementara?
Sebenarnya tidak perlu, karena pada dasarnya Adsense mengijinkan publisher-nya untuk menjalankan program periklanan lainnya, selama materi atau konten iklannya tidak melanggar TOS Adsense.
Namun, tidak sedikit pula ‘ahli’ Adsense yang menyarankan untuk mencopotnya sementara. Untuk memastikan Anda diterima dengan baik oleh Adsense, tidak ada salahnya menuruti saran mereka.

Berapa unit iklan yang harus dipasang saat peninjauan tahap kedua? Dimana posisi penempatan yang tepat?

Berdasarkan aturan Anda dapat memasang sebanyak 3 unit iklan untuk satu halaman (lebih detil tentang ini, baca: Berapa jumlah maksimal iklan Adsense?).
Tapi Anda tidak harus memasang jumlah maksimal, cukup pasang satu unit saja. Namun pastikan iklan tersebut bisa tampil di setiap halaman yang ada, seperti di posisi header atau di sidebar. Setelah nanti disetujui sepenuhnya, mengatur kembali tatanan dan jumlah iklan, adalah hal yang mudah.
Ada pengalaman dimana iklan dipasang di tengah-tengah halaman posting dan mendapati blognya tidak pernah di-review oleh tim Adsense, karena dianggap belum menerapkan kode iklan seperti mereka minta.
Nah, itulah beberapa informasi tentang proses penerimaan sebagai publisher Adsense. Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan sungkan layangkan melalui komentar. Semoga sukses.

Salam blogger.


9 Hal yang Harus Anda Lakukan Sebelum Mendaftar Adsense

Saya tahu, Anda ingin mendapatkan banyak uang dari Google Adsense, bukan?
Sayangnya, saat ini mendapatkan akun Adsense tidaklah terlalu mudah. Anda perlu menyiapkan dan ‘melakukan sesuatu’ agar diterima dengan baik oleh Google.
Nah, di bawah ini adalah hal dan langkah yang perlu Anda siapkan atau lakukan sebelum mendaftarkan blog Anda ke Google Adsense.

1. Halaman kebijakan privasi (privacy policy)

Ini adalah salah satu yang paling umum menjadi sebab blog ditolak oleh Adsense. Meskipun banyak orang mengatakan halaman kebijakan privasi bukanlah sesuatu yang penting, tapi mereka salah.
Halaman kebijakan privasi menjelaskan kepada pengunjung apa yang mereka dapat dari blog Anda, apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Jadi sama sekali tidak ada salahnya Anda membuatnya.
Dalam hubungannya dengan Google Adsense, halaman kebijakan privasi ini menjadi salah satu pertimbangan mereka dalam menerima blog Anda dalam program Adsense...
Anda bisa membuatnya sendiri, atau memakai generator online untuk membuat halaman kebijakan privasi. Tapi, jika Anda tidak mengetahui apa yang ingin Anda tulis, silakan lihat contoh halaman kebijakan privasi, bahkan Anda boleh menggunakan di blog Anda, tentu dengan melakukan perubahan seperlunya.

2. Halaman ‘about’ (tentang blog)

Halaman About adalah salah satu halaman paling penting pada sebuah blog, jika Anda tidak berniat mendaftar ke Adsense. Tapi jika Anda ingin menjadi penayang Adsense, maka kemungkinan blog Anda diterima hampir 0%, jika Anda tidak memiliki halaman ini.

Halaman about, adalah halaman yang secara singkat menjelaskan tentang Anda dan blog Anda. Ini bukan hanya sarana membangun hubungan yang baik dengan pembaca, tapi sekaligus meraih kepercayaan dari mereka.

3. Halaman kontak

Memang ini tidaklah wajib. Namun, jika Anda ingin berpeluang diterima Google Adsense, maka Anda harus membuatnya.
Sebagai seorang blogger, Anda menyampaikan ide atau pendapat Anda tentang sesuatu. Dan adakalanya, mungkin satu tulisan Anda yang ‘menyenangkan’ satu pihak, justru membuat tidak nyaman bagi pihak lain. Karena itu, adalah sesuatu yang baik, jika Anda memberi kesempatan kepada pembaca untuk menghubungi Anda untuk menyampaikan pendapat mereka, apa yang mereka suka, apa yang mereka benci dari blog Anda.
Dengan adanya halaman kontak, akan membuat tim Google Adsense, menganggap Anda serius dan benar-benar peduli terhadap pembaca Anda, bukan sekedar peduli terhadap uang dan Adsense. Sehingga peluang Anda diterima pastinya semakin besar.

4. Jumlah posting minimum

Dalam hal ini tidak ada jawaban ataupun angka yang pasti. Karena ada blog yang cukup mapan dengan jumlah artikel 200 lebih, mengatakan ditolak berkali oleh Adsense. Di sisi lain, ada pula blog dengan 30 artikel dapat diterima dengan baik. Pasti ada hal lain yang mempengaruhinya.

Tapi, bagaimanapun jumlah artikel memang jadi salah satu pertimbangan Adsense dalam menerima atau menolak Anda. Berdasarkan pengalaman saya, blog dengan jumlah paling sedikit 50 artikel lebih berpeluang diterima.
Sekali lagi, ini untuk menunjukkan bahwa kita serius blogging, bukan sekedar ingin menjalankan Adsense.

5. Desain blog

Desain blog adalah hal terpenting kedua setelah konten Anda. Desain menunjukkan keahlian, pengalaman dan profesionalisme Anda.
Karena itu berhati-hatilah dengan desain blog ini. Satu saja tidak disukai oleh tim Adsense, blog Anda akan ditolak. Desain sederhana, bersih dan mengutamakan kemudahan dalam navigasi jauh lebih disukai Adsense.

6. Jenis konten

Pastikan konten Anda sesuai dengan kebijakan Google Adsense. Topik-topik seperti berbau pornografi, hacking/cracking, download aplikasi bajakan, obat-obat terlarang dan sejenisnya, tidak akan diterima sebagai penayang Adsense.
Selain itu, artikel-artikel pendek yang kurang dari 300 kata, juga tidak banyak membantu diterima oleh Adsense. Bukannya Anda tidak boleh menulis artikel pendek, tapi jika sebagian besar konten Anda hanya berupa artikel pendek kurang dari 300 kata, maka kemungkinan besar akan ditolak oleh Adsense.

7. Menawarkan nilai dan manfaat

Jangan pernah mengeluh jika Anda tidak menghasilkan uang sepeser pun dari blog Anda, jika Anda hanya bertujuan mendapatkan uang dari blog, Karena, itu artinya tidak ada nilai dan manfaat yang Anda tawarkan kepada pembaca. Dan, Google Adsense sangat tidak menyukai blog semacam ini.

8. Iklan lain

Meskipun Google Adsense mengijinkan Anda memasang iklan dari ads network yang lain, tapi ketika mendaftarkan menjadi publisher Adsense, sebaiknya Anda copot dulu iklan yang telah terpasang.

Nanti, setelah Anda diterima, Anda dapat memasangnya kembali.

9. Top level domain

Kecuali blogspot.com (yang memang milik Google). tidak ada peluang diterima Adsense, jika Anda menggunakan sub-domain, seperti wordpress.com dan lainnya.

Karenanya, jika Anda menggunakan platform blogging selain Blogger dan ingin menjadi publisher Adsense, maka Anda harus membeli domain sendiri.

Nah, itulah 9 hal yang harus Anda persiapkan sebelum mendaftar ke Google Adsense.

Bagaimana? Anda merasa blog Anda sudah layak diterima Adsense? Semoga bermanfaat.

Salam blogger.

8 Alasan Kenapa Memilih Adsense

Saya pernah iseng-iseng menanyakan tentang program Google Adsense kepada beberapa blogger, baik yang masih baru ataupun blogger yang ‘kawakan’.

Jawabannya beragam.

Ada yang mengatakan sangat menyukai Adsense, ada yang biasa-biasa saja, dan ada juga yang sepertinya benci banget sama Adsense, karena tampaknya belum mendapatkan hasil yang memuaskan dari Adsense, sudah berbulan-bulan pendapatannya tidak lebih dari $10.

Atau mungkin saja karena berkali-kali mendaftar selalu ditolak sama Adsense, atau mungkin juga benci karena berkali-kali akunnya dibanned oleh Google, hehehee….. Bagi Anda yang mengetahui apa itu Google Adsense, silakan baca ulasang tentang Adsense.

Saya sendiri, adalah termasuk golongan yang pertama, yaitu yang menyukai program Adsense. Saya punya alasan tersendiri kenapa saya menyukai Adsense dibandingkan program sejenis lainnya. Inilah 8 alasan itu:

Mudah dan cepat untuk memulai. Kebanyakan ads network lain memberi persyaratan sulit untuk bisa ikut ambil bagian, seperti harus ada minimum trafik, PR, Alexa Rank dan sebagainya, juga proses setup yang rumit.Kebalikannya Adsense sangat cepat, tidak lebih dari 5 menit setelah memasang kode, iklan akan segera muncul. Adsense juga bisa dipasang di website kecil / blog dengan pengunjung berapa pun. Hanya dengan pengunjung di kisaran 5000 per bulan, sudah cukup menghasilkan rata-rata $20 – 30 setiap bulannya.
Materi iklan yang ramah. Adsense hanya menyediakan konten iklan yang ramah untuk segala umur, segala golongan. Tidak seperti yang lain, yang seringkali tidak memfilter iklan. Di Adsense tidak akan kita temukan iklan seronok dan “esek-esek”.
Sesuai untuk trafik global. Kebanyakan ads network yang lain, hanya terbatas pada target negara tertentu saja, seperti USA dan Kanada. Tidak dengan Adsense, dengan geo targetting, iklan di blog kita akan tetap berpotensi menghasilkan uang dari manapun trafik berasal.
Nilai pendapatan cukup besar. Meski yang mengklaim dapat memberikan hasil yang lebih besar, namun secara keseluruhan pendapatan dari Adsense masih belum terkalahkan.
Inventori pengiklannya sangat banyak. Ini mungkin karena nama besar Google juga, sehingga lebih dipercaya oleh para advertiser. Ini juga berarti, apapun topik blog kita, akan selalu ada iklan yang relevan, karena memang jumlah pengiklannya banyak dan sangat beragam. Ads network lain? Belum bisa seperti itu.
Iklannya benar-benar tertarget. Ini masih berhubungan dengan poin di atas. Karena banyaknya stok pengiklan, maka hampir semua niche blog bisa mendapatkan iklan yang sesuai.
Desain iklan yang bagus. Kita bisa leluasa mengkustomasi unit iklan yang akan ditampilkan untuk disesuaikan dengan desain blog kita masing-masing. Di samping itu, Adsense sendiri terus-menerus melakukan perbaikan dan inovasi terhadap desain dan tampilan iklannya. Saya melihat, iklan Adsense dapat membaur dengan baik tanpa merusak keindahan desain blog.
Pembayaran yang tepat waktu. Adsense memiliki komitmen tinggi untuk selalu membayar para publishernya.
Itulah alasan saya pribadi kenapa saya menyukai Adsense dibanding dengan program periklanan lainnya. Bagaimana?

Anda termasuk ke dalam golongan yang mana?

Yang suka?

Yang Benci?

Bagi pengalaman pendapat Anda tentang Adsense melalui komentar di bawah. Sukses selalu buat kita semua.

Salam blogger.

Menjalankan Google Adsense bagi Pemula

Saat mulai tertarik mendapatkan uang dari blog, saya mencari-cari peluang serta cara paling tepat untuk menghasilkan uang dari blog yang saya miliki.

Dan dari membaca sana-sini, akhirnya saya menemukan bahwa Google Adsense merupakan pilihan yang paling diminati oleh banyak blogger.

Saya telah menjalankan Adsense sejak 2014 dan sejak itu Google Adsense memberi kontribusi pundi-pundi penghasilan saya dari internet.

Nah, untuk memudahkan Anda mempelajari cara tepat menjalankan Adsense, saya coba menyarikannya dalam satu posting dan membuat sebuah panduan lengkap menyeluruh, yang saya harap dapat menjadi panduan dasar bagi Anda yang baru memulai menjalankan Google Adsense.

Panduan Dasar Google Adsense untuk Pemula

Bagi mereka yang sudah cukup lama menjalankannya, pastinya tahu bahwa Google Adsense mudah sekali diintegrasikan, tapi bagi pemula, ada banyak hal yang seringkali mereka abaikan.

Masih banyak orang, bahkan tidak mengetahui bagaimana mereka bisa menghasilkan uang dari Google Adsense, serta banyak hal teknis lainnya.
Saya coba menambahkan sebanyak mungkin informasi serta berbagai tips dan trik yang dapat dilakukan seorang publisher Adsense guna melipatgandakan pendapatan mereka.

Satu hal ingin saya sampaikan di awal: Google Adsense sangat ketat dalam hal peraturan dan kebijakan, untuk itu pastikan Anda juga membaca Pusat Bantuan Adsense, guna mempelajari praktik terbaik menjalankan Adsense.

Cara Memulai
Itulah, beberapa poin penting tentang Google Adsense dan saya akan terus memperbarui panduan dasar Adsense ini dengan posting-posting terbaru nantinya. Semoga bermanfaat.
Salam.

Beberapa Aplikasi Gratis Untuk Hilangkan Ransomware di PC


Ransomware adalah salah satu jenis malware yang akan mengenkripsi file korbannya. File yang terinfeksi ransomware biasanya memiliki ekstensi aneh seperti .encrypter, .cerber, .777 dan sebagainya. Tujuan utama dari terciptanya Ransomware masih berhubungan dengan uang. Korban yang file didalam komputernya terinfeksi Ransomware akan "ditakut-takuti" oleh pencipta Ransomware tersebut untuk membayar dengan sejumlah uang agar file yang sudah terenkripsi / terkunci bisa dibuka kembali. Biasanya, proses transaksi antara pembuat ransomware dengan si korban melalui jalan bitcoin.


Sejauh ini sudah cukup banyak macam jenis Ransomware yang berkeliaran di Internet seperti BitCrypter, Cerber, CryptXXX, Xorist, dan sebagainya. Beberapa ransomware sudah ditemukan tool untuk menghilangkan enkripsi dari file yang terinfeksi ransomware, namun masih ada juga hingga sekarang tipe Ransomware yang belum ditemukan tool decrypter-nya.
Apa Ada Cara Untuk Menghilangkan Ransomware ?

Ransomware bisa dihilangkan dengan cara menggunakan antivirus yang sudah diupdate dan juga beberapa software keamanan pendamping antivirus seperti MalwareBytes Anti-Malware, HitmanPro, MalwareBytes Anti-Ransomware, HitmanPro.Alert.

Bagaimana Cara Mengembalikan File yang Terinfeksi Ransomware ?

Kalian tentu saja bisa mengembalikan file yang sudah terinfeksi Ransomware namun dengan syarat beberapa hal yakni :

1. Sudah discan sampai bersih menggunakan antivirus yang paling update + software keamanan yang saya sebut diatas.

2. Sudah ditemukan tool untuk  menghilangkan enkripsi Ransomware tersebut.

Berikut adalah beberapa program aplikasi gratis yang saya dapat dari ZDNET yang bisa kalian gunakan untuk mengembalikan file yang terinfeksi Ransomware, sehingga file kalian bisa dibuka kembali seperti biasa :). Klik pada "Removal Tool" untuk mendownload aplikasinya.

Itulah beberapa aplikasi untuk mengembalikan file yang terinfeksi Ransomware, sayangnya belum semua jenis ransomware dapat ditemukan tool decrypt-nya, contohnya Ransomware Cerber3 yang hingga tulisan ini saya buat belum ditemukan tool decryptnya :( 

Untuk mengenal lebih jelas tentang ransomware, cara mencegahnya, konsultasi tentang ransomware, saya menyarankan kalian untuk membacanya di link dibawah ini :


Apabila kalian menemukan update decrypter selain tool diatas, kalian bisa tinggalkan dikomentar, nanti akan saya tambahkan kedalam postingan.